Pengawasan dan Pengendalian Proyek Pertemuan-8
Nama : Sofyan Nurdin
NIM : 2019D1B112
Peng. Mutu Proyek Petemuan ke - 8
Soal
Jelaskan secara rinci dan detail tentang Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC)
Penjelasan disertai gambar ilustrasi, grafik, tabulasi dan contoh implementasi
jawaban
Apa Itu Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA)?
Sebelum mengetahui perbedaan antara quality control dan quality assurance, Glints akan menjelaskan pengertian keduanya.
Dilansir dari Investopedia, quality control (QC) adalah proses pengecekan kualitas produk yang dilakukan oleh bisnis dan perusahaan.
QC dilaksanakan untuk memastikan bahwa kualitas produk yang akan diperjualbelikan sudah sesuai dengan standar produk.
Berlanjut ke quality assurance.
Dilansir dari The Balance Small Business, quality assurance (QA) adalah proses memastikan bahwa persyaratan kualitas sebuah perusahaan sudah terpenuhi.
Proses ini meliputi perencanaan dan pengawasan aktivitas pembuatan produk perusahaan.
QA sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan sebuah produk, agar pekerjaan yang dilakukan tetap efektif.
Daripada menemukan kesalahan di produk yang sudah jadi, lebih baik melakukan pencegahan dengan mengawasi prosesnya, kan?
Perbedaan di Antara Keduanya
1. Fokus
Perbedaan pertama adalah fokus dari quality control dan quality assurance.
Seperti yang sudah disebutkan di awal, QA merupakan proses pengawasan apakah persyaratan kualitas perusahaan sudah terpenuhi.
Jadi, QA berfokus ke proses pembuatan produk tersebut.
Di sisi lain, QC lebih fokus ke menemukan dan membenarkan kesalahan di hasil akhir produk tersebut.
Kalau disimpulkan secara singkat, QA merupakan proses yang proaktif, sedangkan QC adalah proses reaktif dari hasil akhir sebuah produk.
2. Tujuan
Perbedaan kedua adalah tujuan quality control dan quality assurance..
Dilansir dari Diffen, tujuan utama QA adalah untuk mengembangkan dan menguji proses, agar tidak ada kesalahan saat dan setelah produk dikembangakan. QC melakukan hal yang sama, tetapi saat produk selesai dikembangkan.
Sebagai contoh, sedang dibuat produk software oleh sebuah perusahaan.
Tim yang menjalankan QA akan menguji software tersebut untuk mencari bug, freeze, dan kesalahan yang biasa muncul saat menggunakan software.
Setelah produk selesai dikembangkan, tim QC akan mengecek kembali kualitas dari software tersebut sebelum dirilis ke pasaran.
Meskipun begitu, tujuan akhir kedua proses ini sama saja, yaitu memastikan kualitas produk dan kepuasan konsumen.
Dengan begitu, perusahaan bisa menjaga serta meningkatkan customer dan brand loyalty.
3. Cara kerja
Perbedaan yang terakhir adalah cara kerjanya.
Cara kerja QA adalah dengan membuat system management yang berkualitas dan juga tolak ukur untuk kualitas perusahaan.
Di sisi lain, QC mencari sumber permasalahan dan memperbaikinya menggunakan peralatan yang ada, sehingga kualitas produk tetap terjaga.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa perbedaan utama adalah quality control itu product-oriented, dan quality assurance lebih process-oriented.


Komentar
Posting Komentar